Kenali apa itu gangguan pencernaan, dan gejala yang timbul

Kenali apa itu gangguan pencernaan, dan gejala yang timbul post thumbnail image

Tentang Gangguan pencernaan

Pernakah Anda merasa perut bagian atas tidak nyaman? Atau mungkin sudah merasa kenyang padahal hanya makan beberapa suap saja? Nah mungkin saja itu menjadi salah satu tanda bahwa pencernaan Anda terganggu.

Gangguan pencernaan sebenarnya bisa mengancam siapa saja mulai dari bayi, ibu hamil, remaja, dewasa, sampai lansia. Semua jenis kelamin dan segala jenis profesi juga pasti mengalami gangguan pencernaan semasa hidupnya. Gangguan pencernaan sebenarnya normal namun bisa saja itu menjadi tanda adanya suatu penyakit.

Apa itu gangguan pencernaan?

Gangguan pencernaan memiliki nama lain dispepsia atau lebih mudahnya disebut sakit perut. Dispepsia didefinisikan sebagai nyeri atau ketidaknyamanan yang menetap atau berulang di perut bagian atas. Kebanyakan kasus, sakit perut terjadi setelah makan atau minum. Penyebab lainnya karena kondisi medis, seperti penyakit refluks gastroesofagus (GERD), penyakit ulkus peptikum, bati empedu, penyakit hati, hernia hiatus, penyakit celiac, infeksi Hpylori, radang lambung, pankreatitis dan kanker perut. Penyebab lainnya adalah penggunaan obat-obatan tertentu seperti antibiotic dan obat antiinflamasi. Tidak hanya itu, penyebab lainnya adalah  gaya hidup atau kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, memakai pakaian terlalu ketat, mengonsumsi makanan tidak sehat, dan minum alkohol.

Apa saja gejala yang timbul?

Terdapat beberapa gejala adanya dispepsia dimana gejala ini dapat dirasakan sesekali atau sering bahkan tiap hari. Gejala paling umum sering disebabkan oleh makan atau minum dan ini bukan merupakan penyakit namun jika munculnya sering ini menjadi tanda adanya penyakit. Berikut gejala yang timbul saat seseorang mengalami gangguan pencernaan.

  • Sensasi terbakar di perut bagian atas

Sensasi terbakar ini membuat Anda merasa panas dan tidak nyaman di bagian antara bawah tulang dada dan pusar.

  • Ketidaknyamanan di perut bagian atas

Anda bisa merasakan nyeri atau ringan sampai parah di perut bagian atas.

  • Mual

Gangguan pencernan bisa membuat Anda merasa seperti ingin muntah.

  • Perut merasa penuh walau baru awal makan

Saat baru makan beberapa suap dan porsinya belum banyak, Anda sudah merasa kenyang dan mungkin tidak bisa lagi menghabiskan makan.

  • Kenyang namun tidak nyaman

Perasaan kenyang membuat siapapun bahagia dan mendapat energi lebih banyak, namun apabila terkena gangguan pencernaan, perasaan kenyang ini berlangsung lebih lama dari yang seharusnya tetapi rasanya sangat tidak nyaman di perut.

  • Kembung

Anda mungkin merasa sesak yang tidak nyaman di perut bagian atas.

Kapan harus menemui dokter?

Banyak orang yang mengalami gejala gangguan pencernaan ringan namun berhasil mengatasinya dengan perubahan gaya hidup dan konsumsi obat. Tak sedikit ada juga yang gejalanya memburuk sehingga harus mencari bantuan medis. Segera temui dokter apabila Anda mengalami gejala lanjutan berikut:

  • Berat badan turun tak terkendali
  • Muncul benjolan di daerah perut
  • Anemia
  • Rasa sakit di bagian perut yang sangat parah
  • Sering muntah bahkan keluar darah
  • Sulit menelan makanan
  • Selalu berkeringan
  • Nyeri di bagian dada yang menyebar ke rahang, lengan,  atau leher
  • Mata dan kulit berubah menjadi warna kulit
  • Perubahan pergerakan usus
  • Tinja berwarna hitam atau berdarah

Apakah gangguan pencernaan bisa dicegah atau dihindari?

Gangguan pencernaan tentu bisa dicegah atau dihindari. Untuk memulai mencegahnya, Anda harus memahami tubuh Anda bagaimana ia bereaksi terhadap makanan dan minuman. Biasanya makanan pedas dan asam serta minuman berkarbonasi dapat memicu timbulnya gangguan pencernaan. Ubahlah gaya hidup makan dan minum yang tidak sehat bila perlu hindari makan pedas, asam, minuman berkarbonasi, dan alkohol. Cara lain untuk mencegahnya adalah makan dalam porsi kecil sepanjang hari, jangan makan terlalu larut malam, jangan langsung berbaring setelah makan, batasi konsumsi alkohol, berhenti merokok, kurangi begadang, dan hindari stres.

Related Post